Asuransi Syariah

Sebagai seorang Muslim sudah seharusnya ketaatan pada Hukum adalah sesuatu yang tidak bisa di tawar

MEMENUHI KEBUTUHAN ASURANSI

Asyari Suparmin | Senin, 10 Juli 2017 - 13:27:28 WIB | dibaca: 174 pembaca

memenuhi kebutuhan asuransi

MEMENUHI KEBUTUHAN ASURANSI

 *Asyari Suparmin

 Sebagai seorang Muslim sudah seharusnya ketaatan pada Hukum adalah sesuatu yang tidak bisa di tawar lagi, hal in bukan hanya terkait dengan ibadah mahdoh seperti syahadah sholat zakat puasa dan haji namun juga system muamalah dalam bertransaksi. Di antanya adalah berasuransi, saat sudah ada yang sesuai syariah terlepas masih ada kekurangan disana sini MUTLAK harus menjadi pilihan  Kenapa ? firman Allah :

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu” (Al Baqarah 208).

Disis lain Islam mengajrkan persiapan masa depan lebih baik, baik unuk hari tua pension juga masa depan  bagi anak keturunan, firman Allah :

$pkš‰r'¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qà)®?$# ©!$# öÝàZtFø9ur Ó§øÿtR $¨B ôMtB£‰s% 7‰tóÏ9 ( (#qà)¨?$#ur ©!$# 4 ¨bÎ) ©!$# 7ŽÎ7yz $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ÇÊÑÈ  

18. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Disisi lain periapan agar kita tidak meninggalkan keturunan yang lemah itulah wajib adanya asuransi

 

 

|·÷‚u‹ø9ur šúïÏ%©!$# öqs9 (#qä.ts? ô`ÏB óOÎgÏÿù=yz Zp­ƒÍh‘èŒ $¸ÿ»yèÅÊ (#qèù%s{ öNÎgøŠn=tæ (#qà)­Gu‹ù=sù ©!$# (#qä9qà)u‹ø9ur Zwöqs% #´‰ƒÏ‰y™ ÇÒÈ  

9. dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar.

 

 

 

 

 

 

Pada prinsipnya semua orang membutuhkan asuransi, hanya perlu di sesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan dana yang di cadangkan untuk itu, dengan demikian perlu adanya skala prioritas dalam memenuhinya, sekurang kurangnya sebagai bahan pertimbahan di bawah ini :


1. Asuransi Kecelakaan diri,

Dalam perjalaanan kehidupan sehari-hari ada yang tidak terduga yang menyebabkan terjadinya insiden yang menyebabkan tidak berfungsinya anggota tubuh di karenakan berbenturan dengan benda padat, terkena gas atau benda cair, terkadang musibah ini bukan hanya membutuhkan pengobatan tetapi juga menyebabkan tidak bisa bekerja seperti semula atau bahkan meninggalkan dunia fana, Dalam Asuransi Syariah juga ada produk tersebut.


2. Asuransi Alkhairat (kematian),

Sesuatu yang pasti akan terjadi dalam kehidupan adalah kematian, yang merupakan kekuasaan Sang kholiq, bagi setiap muslim sebenarnya tidak masalah tinggal mempertanggung jawabkan perbuatannya saja selama ini, namun bagai mana dengan yang di tinggalkannya, disinilah membutukan perlindungan akan penghasilan dalam memenuhi kebutuhan sehingga bila terjadi kematian tersebut kelangsungan kehidupan, baik keseharian , pendidikan dan lainnya tetap berjalan. Dengan demikian tidak meninggalkan keturunan yang lemah

 “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang baik”. (QS. An-Nisa:9)

   
3. Jaminan Hari Tua,

Setiap manusia ada keterbatasan kemampuan dalam bekerja yang di sebabkan faktor usia sedangkan kebutuhan terus berjalan, untuk itu perlu di persiapkan sejak dini dengan berinvestasi

“Hai orang-orang yang beriman !. Bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri mempersiapkan apa yang telah dibuat untuk hari esok (masa depan). Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS: QS Al-Hasyr : 18)


4. Jaminan Pemelihraan Kesehatan,

Anugerah terbesar setelah Keimanan adalah kesehatan, dengan nya manusia adapat beribadah dan memenuhi kebutuhannya, sehingga harus di jaga kesinambungannya, namun dalam berbagai hal menyebabkan berkurang atau sakit yang membutuhkan perawatan dengan biaya perawatan yang terkadang tidak sedikit, disinilah dengan berasuransi syariah sudah ber taawun kalau terjadi musibah sakit diantara peserta.

Pergunakanlah lima hal sebelum datangnya lima perkara;

     Muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum

     miskin,  lapang sebelum sempit dan hidup sebelum mati.

 (Hadist   riwayat Muslim)


Empat tersebut di atas adalah kebutuhan dasar manusia akan asuransi yang harus di penuhi tentunya di sesuaikan dengan kondisi masing masing untuk menetukan priritas

Bagi Seorang Muslim Insya Allah tidak akan ragu karena sudah terpenuhi dalam Asuaransi Syariah yang di jamin Halal.

“BERGABUNG DENGAN ASURANSI SYARIAH BUKAN KARENA TAKUT MATI, TAPI BAGAIMANA AGAR DITINGGALKAN TETAP HIDUP DALAM KONDISI LEMAH”


wallohu a'lambishowab

Konsultasi semua kebutuhan asuransi

Abdillah Asyari 08123026272

Pratisi dan Dosen  asuransi syariah