Asuransi Syariah

Asuransi syariah adalah sebuah usaha untuk saling melindungi dan saling tolong menolong di antara se

PRODUK ASURANSI JIWA SYARIAH DAN PRODUK PRIORITAS

Asyari Suparmin | Selasa, 01 Agustus 2017 - 21:48:02 WIB | dibaca: 170 pembaca

asuransi_syariah2

PRODUK ASURANSI JIWA SYARIAH DAN PRODUK PRIORITAS

"Asyari Suparmin MA 

Asuransi syariah adalah sebuah usaha untuk saling melindungi dan saling tolong menolong di antara sejumlah orang, di mana hal ini dilakukan melalui investasi dalam bentuk aset (tabarru) yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu mealui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

Ciri Produk Asuransi Jiwa Syaraiah
1.  Adanya dana yang dikelola dengan akad tabarruTabarru merupakan dana kumpulan peserta yang diberikan kepada perusahaan asuransi. Tujuan dana tabarru adalah mengumpulkan dana dari sesama peserta untuk saling membantu bila ada pihak yang terkena musibah.

2. Adanya dana yang dikelola dengan akad tijarah. Ini merupakan bentuk akad yang digunakan untuk tujuan komersial atau mencari keuntungan. Melalui akad inilah, dana akan dikelola dengan sistem bagi hasil. Dana dari akad inilah yang akan dibagikan kepada peserta kembali. Di sini ada produk tradional dan modern atau unit link

3.Adanya ujrah. Karena perusahaan asuransi tidak berhak memiliki dana premi tabaru  dari peserta, sebagai gantinya perusahaan akan mendapatkan ujrah. Ini adalah fee atau biaya yang disepakati peserta untuk diberikan pada perusahaan guna membayar jasa pengelolaan dana premi peserta.

Produk Tardisional

Produk-produk non tabungan

1) al-Khairat Individu, yaitu Program ini diperuntukkan bagi perorangan/GROUP yang bermaksud menyediakan santunan untuk ahli waris bila peserta mengalami musibah kematian dalam masa perjanjian.

2)  Kecelakaan Diri Individu, yaitu Program yang diperuntukkan bagi perorangan /groupyang bermaksud menyediakan santunan untuk ahli waris bila peserta mengalami musibah kematian karena kecelakaan dalam masa perjanjian.

3 Kesehatan Individu, yaitu Program ini diperuntukkan bagi perorangangroup yang bermaksud menyediakan dana santunan rawat inap dan operasi bila peserta sakit dalam masa perjanjian.

 

Produk-produk tabungan, diantaranya adalah: 

1)  dana investasi, yaitu Suatu bentuk perlindungan untuk perorangan yang menginginkan dan merencanakan pengumpulan dana dalam mata uang rupiah atau US dollar sebagai dana investasi yang diperuntukkan bagi ahli warisnya jika ditakdirkan meninggal dunia lebih awal atau sebagai bekal untuk hari tuanya. 

2) dana haji, yaitu Suatu bentuk perlindungan untuk perorangan yang menginginkan dan merencanakan pengumpulan dana dalam mata uang rupiah atau US dollar untuk biaya menjalankan haji.

3 dana Pendidikan , yaitu  Suatu bentuk pertimbangan untuk perorangan yang bermaksud menyediakan dana pendidikan dalam mata uang rupiah dan US dollar untuk putra-putrinya sampai sarjana.

 

 

Produk asuransi Modern atau UNIT LINK

Unit link syariah adalah perlindungan asuransi syariah melalui usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk aset. Unit link yang merupakan gabungan asuransi sekaligus investasi ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

1. Manfaat Proteksi Bila terjadi musibah, maka akan mendapat uang Manfaat Asuransi plus nilai investasi. Peserta pun dapat menambahkan jenis perlindungan lainnya, seperti santunan kecelakaan, sakit kritis, atau biaya rumah sakit.

2. Dalam unit link premi yang dibayarkan akan dialokasikan untuk membeli unit-unit investasi. Peserta pun bebas menentukan jenis dana investasi yang diinginkannya. Setidaknya terdapat empat pilihan, yaitu Cash fund (investasi sebagian besar pada instrumen pasar uang syariah); Fixed Income (investasi sebagian besar dalam instrumen obligasi syariah); Balance Fund (investasi sebagian besar pada saham dan obligasi syariah); dan equity fund (investasi sebagian besar dalam saham-saham yang sesuai dengan prinsip syariah

Pada prinsipnya semua orang membutuhkan asuransi, hanya perlu di sesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan dana yang di cadangkan untuk itu, dengan demikian perlu adanya skala prioritas dalam memenuhinya, sekurang kurangnya sebagai bahan pertimbahan di bawah ini :


1. Asuransi Kecelakaan diri,

Dalam perjalaanan kehidupan sehari-hari ada yang tidak terduga yang menyebabkan terjadinya insiden yang menyebabkan tidak berfungsinya anggota tubuh di karenakan berbenturan dengan benda padat, terkena gas atau benda cair, terkadang musibah ini bukan hanya membutuhkan pengobatan tetapi juga menyebabkan tidak bisa bekerja seperti semula atau bahkan meninggalkan dunia fana, Dalam Asuransi Syariah juga ada produk tersebut.


2. Asuransi Alkhairat (kematian),

Sesuatu yang pasti akan terjadi dalam kehidupan adalah kematian, yang merupakan kekuasaan Sang kholiq, bagi setiap muslim sebenarnya tidak masalah tinggal mempertanggung jawabkan perbuatannya saja selama ini, namun bagai mana dengan yang di tinggalkannya, disinilah membutukan perlindungan akan penghasilan dalam memenuhi kebutuhan sehingga bila terjadi kematian tersebut kelangsungan kehidupan, baik keseharian , pendidikan dan lainnya tetap berjalan. Dengan demikian tidak meninggalkan keturunan yang lemah

 “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang baik”. (QS. An-Nisa:9)

   
3. Jaminan Hari Tua,

Setiap manusia ada keterbatasan kemampuan dalam bekerja yang di sebabkan faktor usia sedangkan kebutuhan terus berjalan, untuk itu perlu di persiapkan sejak dini dengan berinvestasi

“Hai orang-orang yang beriman !. Bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri mempersiapkan apa yang telah dibuat untuk hari esok (masa depan). Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS: QS Al-Hasyr : 18)


4. Jaminan Pemelihraan Kesehatan,

Anugerah terbesar setelah Keimanan adalah kesehatan, dengan nya manusia adapat beribadah dan memenuhi kebutuhannya, sehingga harus di jaga kesinambungannya, namun dalam berbagai hal menyebabkan berkurang atau sakit yang membutuhkan perawatan dengan biaya perawatan yang terkadang tidak sedikit, disinilah dengan berasuransi syariah sudah ber taawun kalau terjadi musibah sakit diantara peserta.

Pergunakanlah lima hal sebelum datangnya lima perkara;

     Muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum

     miskin,  lapang sebelum sempit dan hidup sebelum mati.

 (Hadist   riwayat Muslim)


Empat tersebut di atas adalah kebutuhan dasar manusia akan asuransi yang harus di penuhi tentunya di sesuaikan dengan kondisi masing masing untuk menetukan priritas

Bagi Seorang Muslim Insya Allah tidak akan ragu karena sudah terpenuhi dalam Asuaransi Syariah yang di jamin Halal.

“BERGABUNG DENGAN ASURANSI SYARIAH BUKAN KARENA TAKUT MATI, TAPI BAGAIMANA AGAR DITINGGALKAN TETAP HIDUP DALAM KONDISI LEMAH”


wallohu a'lambishowab

Pratisi dan Dosen  asuransi syariah