Kajian Muamalah

Ada beberapa alasan kenapa kita musti mengaplikasikan ekonomi syariah.

RAMADHAN MOMENTUM HIJRAH PADA EKONOMI SYARIAH

Asyari Suparmin | Selasa, 04 Juli 2017 - 13:19:22 WIB | dibaca: 213 pembaca

ekonomi syariah

Diriwayatkan dari Abu Bar-zah al Aslami, ia berkata: Ra-sulullah Saw. bersabda: “Tidak akan beranjak kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat, hingga ia ditanya tentang umurnya, untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya, untuk apa ia amalkan, tentang hartanya, darimana ia dapatkan dan kemana ia gunakan, tentang badannya, untuk apa ia manfaatkan. (HR. Tirmidzi) 

Dalam hadits ini, ada 4 perkara yang akan ditanya, namun HARTA ditanyakan dua hal, dari mana mendapatkan dan untuk apa dibelanjakan. Hal ini menunjukkan bahwa agama Islam sangat memberi perhatian tentang masalah harta.  Berbicara Harta berarti bicara muamalah cara mendapatkan dan juga membelanjakan, dan inilah pentingnya BERMUAMALAH sesuai SYARIAH,

Ada beberapa alasan kenapa kita musti mengaplikasikan ekonomi syariah.

PERTAMA, syariah merupakan integral dari Islam.  Islam itu mencakup Aqidah, Syariah, dan Akhlak. Aqidah mengatur kehidupan kita tentang keyakinan terhadap Allah. Keyakinan terhadap Rububiyah, Uluhiyah, dan Asma wa sifat. Syariah adalah rule atau aturan bersikap antara manusia yang disebut dengan muamalah, dan aturan bersikap dengan sang Pencipta yang disebut dengan ibadah.

Ekonomi syariah ini cara berdagang, bertani, berternak, bahkan berbisnis semua diatur. Jika kapitalisme itu berparadigma mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan cara apa saja, maka di syariah tidaklah demikian. Motif berdagang, berbisnis adalah menggapai falah, yaitu kebahagiaan di dunia dan akhirat.

KEDUA, ekonomi syariah yang melarang adanya Riba ini merupakan pelarangan umum dari seluruh agama samawi. Jadi, dengan berekonomi syariah, maka ke-Islaman ummat Islam mendekati sempurna.

KETIGA, industri syariah mulai berkembang dengan sangat pesar. Dari munculnya perbankan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah, Baitul mal wa tamwil, pegadaian syariah, koperasi syariah, bahkan juga terdapat hotel syariah dan wisata syariah. Tidak hanya di Indonesia, namun juga di berbagai belahan dunia yang lainnya. Bahkan Inggris berlomba dengan Indonesia, Malaysia dan Qatar untuk menjadi pusat Ekonomi Islam di dunia. Dan uniknya, produk syariah ini tidak hanya dinikmati oleh umat muslim, non muslim pun sudah banyak yang percaya terhadap sisem ekonomi syariah. Mereka berpendapat bahwa sistem ini lebih logis dan adil. 

KEEMPAT, ekonomi syariah dapat fleksibel dengan gaya hidup ummat manusia. Ingat dasar hukum dalam muamalah itu boleh. Dalam kaidah fiqh, "al ashlu fil muamalah al ibahah, illa maa dalla dalil 'ala tahrimihaa." Asal dalam muamalah itu BOLEH kecuali ada dalil yang melarangnya. Jadi hukum dalam muamalah itu, lakukan saja selama tidak ada dalil yang melarangnya.

Ummat Islam Indonesia diperkirakan akan menguasai 4 F, yaitu Food, Fashion, Fun, dan Finance. Keempat elemen ini tercakup dalam ekonomi syariah. Food, sudah banyak banget makanan halal di Indonesia. Label Halal Indonesia menjadi benchmarking bagi label halal negara lain. Makanan terlezat di dunia adalah rendang, dan ini halal. Indonesia bisa menguasai dalam hal halal food ini. Indonesia mampu menjadi kiblat.

Dengan keempat alasan inilah kita harus yakin untuk berekonomi secara islami. Selian keempat hal ini, masih banyak alasan kenapa kita harus yakin untuk berekonomi islami.

  "Al Haqqu min Rabbika, falaa takunanna minal mumtariin." 

Ironis memang mengapa di negeri MAYORITAS MUSLIM , EKONOMI SYARIAH menjadi tamu bahkan menjadi minoritas  tengok saja market Bank Syariah masih kisaran 5 %dan Asuransi Syariah baru 2 % artinya 95 % nya menggunakan perbankan HARAM, 98 % menggunakan ASURANSI  HARAM.

Sebagai Muslim tidak perlu alasan apalagi membandingkan dengan yang lain  BAGAIMANA MUNGKIN  yang HALAL di bandingkan dengan yang jelas HARAM, seperti BANK SYARIAH, ASURANSI SYARIAH juga yang lainnya, RIBA jelas Haramnya mengapa masih ragu dengan sekedar penampilan luar seakan KONVEN itu lebih BAIK.

Untuk itu Saat nya Ummat Islam HIJRAM TOTAL KE BANK SYARIAH, ASURANSI SYARIAH DI bulan yang penuh berkah ini

“MARHABAN YAA RAMADHAN”