Fiqh Syariah

Optiis bersama ekonomi syariah

TANTANGAN DAN PELUANG EKONOMI SYARIAH

Asyari Suparmin | Sabtu, 09 Januari 2016 - 18:50:55 WIB | dibaca: 193 pembaca

Tantangan dan Peluang Ekonomi Syariah

TANTANGAN DAN PELUANG EKONOMI SYARIAH

*Asyari Suparmin

Mengakiri tahun 2015 serta memasuki tahun 2016 kita perlu optimis bagaimana Ekonomi Syariah menjadi pilihan dan solusi bagi kita Ummat Islam, sebagai suatu komitmen mendasar bahwa pada dasarnya seluruhaspek kehidupan harus sesuai dengan yang di kehendaki Penguasa Alam Semesta

¡°Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam¡± Al An¡¯am 162¡±

Tantangan Ekonomi syariah

Pertama : Tantangan utamanya adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang v  syariah. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan gerakan sosialisasi dan edukasi publik tentang Ekonomi syariah secara simultan dan terpadu bahkan perlu secara MASIF  Sudah menjadi alasan klasik, bahwa rendahnya upaya edukasi, sosialisasi dan iklan publik, disebabkan karena rendahnya dana yang memback up perusahaan

Kedua  masalah SDM, harus terus-menerus mendapat perhatian prioritas. belum timbulnya industri penunjang asuransi syariah yang unggul dan profesional seperti di lembaga konvesnional, seperti broker-broker asuransi syariah, agen, adjuster, dan lain sebagainya,, Patut kita syukuri telah banyak lembaga Pendidikan tinggi yang membuka jurusan Pengembangan Eknomi Syariah, walaupun belum sebanding dengan kebutuhan dan buhun waktu pendewasaannya

Ketiga : Produk Ekonomi  syariah yang masih  belum diunggulkan di atas produk konvensional, harus ditingkatkan, sehingga bisa mengungguli produk dan layanan konvensional,  Dari  sini kesan yang timbul dalam masyarakat ternyata produknya sama saja atau lebih dari itu  hanya berubah nama

Keempat  layanan syariah harus  benar-benar digali dari konsep dasar syariah. Ajaran syariah (fikih muamalah), sangat kaya dengan konsep-konsep bisnis,yang dapet dikembangkan untuk elaborasi pelayanan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi

Kelima  Tatangan terakhir adalahpolitical will pemerintah, yang sebenarnya belum optimal, atau masih rendah. Kita menginginkan salah satu lembaga  bank dan asuransi milik BUMN dikonversi menjadi syariah.Keinginan ini memang klasik, tetapi hal ini perlu dilakukan, Kalau hal Mendorong dan meyakinkan pemerintah.

Peluang Ekonomi Syariah terbuka

Potensi dan  luasnya pasar syariah yang belum digarap, dapat dilihat  dari fakta bahwa, ada lebih dari 200 juta Muslim di Indonesia dan kesadaran akan keislamannya terus meningkat. Hal ini merupakan  peluang pasar yang lebar bagi industri keuangan syariah. Permintaan terhadap kehadiran lembaga keuangan syariah di berbagai tempat terus meningkat. Sejalan dengajn itu, momentum krisis keuangan global membawa hikmah bagi perkembangan industri syarioah di Indonesia. Krisis ekonomi akhir-akhir ini memperlihatkan bahwa dunia dan Indonesia memerlukan konsep lain dalam menata perekonomiannya. Lembaga ekonomi syariah adalah pilihan yang paling tepat.

Strategi menghadapi persaingan

Pertama, meningkatkan pelayanan dengan infra struktur teknologi canggih untuk memenuhi segala macam transaksi keuangan.

 Kedua, lakukan inovasi produk sesuai kebutuhan nasabah dan perkembangan bisnis.

 Ketiga, perluas jaringan layanan kantor dan ATM bersama,

Keempat, bangun sinergi dan kerjasama dengan sesama industri keuangan syariah,

Kelima,  tingkatkan kualitas profesionalisme SDM.

¡°BRAVO EKONOMI SYARIAH lebih HALAL DAN BERKAH¡±

Wallohu a¡¯lam bi showab